"Sar ... Jangan kayak gini. Kita diliatin papamu lho. Kalau kamu masih mau peluk nanti aja ya." Roni semakin salah tingkah menyadari pandangan menusuk yang dapat dia rasakan dari papa Sari. Padangan yang sudah seperti ingin menelan dirinya hidup-hidup saja. Perlahan Sari akhirnya mau melepaskan pelukannya dari tubuh Roni. Namun gadis itu masih terus menatap khawatir dan mengusap dahi dan kepalanya dengan lembut. Seolah sama sekali tidak perduli dengan tatapan dan pandangan orang lain kepada kepada mereka berdua. Gatot terus mengamati kejadian yang ada di hadapannya. Bagaimana Sari, putri kesayangan keluarga Hartanto yang selalu tampil anggun bisa bertindak diluar logika. Putrinya itu seperti melupakan segala gengsi, nama baik, kedudukan dan harga dirinya sendiri. Hanya karena kelegaan m

