Danieru dan Grell bersembunyi di tempat yang agak gelap, mereka juga memerhatikan beberapa orang penjaga yang berlalu lalang, tidak lupa pula dengan katana, dan juga yang membawa senjata api laras panjang. Mereka sama-sama menelan ludah dengan begitu kasar, jelas saja tak menyangka jika penjagaan di area yang mereka tuju sudah sangat ketat. Ini baru dalam perjalanan menuju tempa tersebut, tetapi sudah memiliki penjaga yang sangat banyak, dengan tampang yang menyeramkan, tidak lupa pula dengan senjata yang mungkin saja sudah memakan banyak korban. “Apa kau yakin?” bisik Grell. Danieru sesungguhnya merasa ragu, ia juga menghela napas dan merasa tidak mungkin mengecoh penjagaan yang begitu ketat seperti itu. Walau mereka meneruskannya, itu hanya akan menyebabkan mereka terkena masalah, dan

