‘Malam berganti menjadi pagi, tetapi aku masih sama. Aku masih berdiam diri, memenjarakan diriku pada luka dan duka yang sepertinya tidak akan berakhir begitu saja. Inilah dunia yang aku jalani, dunia yang kelihatannya indah dan menyenangkan. Tapi … tidak ada orang yang berpikir jika hidupku sulit, sejak dulu aku selalu menjadi orang yang membuat yang lainnya menjadi iri. Aku terlahir dari keluarga kaya dan sangat terpandang, aku punya wajah cantik dengan porsi tubuh yang ideal. Kemudian aku juga pintar, dan banyak orang yang juga menginginkan aku untuk menjadi milik mereka. Banyak pria menawarkan cinta dan juga ketulusan. Hanya saja … kenapa aku malah memilih pria yang dulunya sangat menyedihkan?’ Camilla menghela napas, ia kembali mengingat masa lalu, dan kini dirinya merasa sedikit leb

