Dokter kandungan yang sedang melihat ke arah layar usg mengembuskan napas lega. "Nyonya dan Tuan Nabhan, alhamdulillah tidak terjadi apa-apa dengan janin Nyonya Tia," ujar dokter. "Dokter, anak saya yang mana? bentuknya yang ini? item-item semua." Mata Gaishan berputar-putar melihat ke semua arah layar usg. Gea menyipit ke arah anaknya. Plak! "Adow! Ma, jangan ditabok lah pala Gaishan." Gaishan meringis sakit. "Lain kali lakban mulut kamu. Wanita hamil itu sangat sensitif," ujar Gea. "Iya, Ma iya. Gaishan diam kok," balas Gaishan, dia merasa bersalah. Pada jam setengah empat sore, Gaishan kalang kabut bagaikan kebakaran jenggot membawa istrinya ke rumah sakit. Dokter tersenyum tipis. Dia menunjuk ke arah layar yang menampilkan gambar janin yang masih berupa kantung janin. "Ini ja

