Chapter 43

1616 Kata

Busran sekarang bisa duduk santai tanpa harus melihat atau menandatangani laporan akhir bulan kemarin yang baru saja dilewati beberapa hari yang lalu. Dia juga tidak perlu repot-repot untuk memeriksa lagi jadwal kerjanya, toh dia tidak akan bertemu dengan rekan bisnis atau investor lainnya selain general manager dan Manager keuangan yaitu Ghifan. "Sayang." Gea yang sedang serius memeriksa email terakhir yang masuk ke kotak pesannya itu melirik ke arah bosnya. "Ya?" "Mojok yuk." Gea, "...." "Hehehehe, nggak ada kerjaan, mending kita mojok di kasur, kebetulan, udah lama itu kasur nggak ganti seprei, sekalian abis mojok baru ganti seprei." Busran cengengesan penuh kelicikan. Dengan tanpa beban dia mengajak sekretaris yang sudah bekerja padanya selama kurang lebih 28 tahun itu untuk moj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN