Benar... Jika kehadiranmu tidak pernah dianggap ada, maka buatlah mereka merasakan kehilangan dengan ketidakberadaan mu di sampingnya. Jika pengorbananmu tidak pernah membuat mereka bisa merasakan ketulusanmu, maka jangan menyiksa dirimu dengan terus berkorban untuk sesuatu yang sebenarnya tidak pantas untuk kamu perjuangkan. Kadang... Kau harus merasakan sakit yang begitu menyiksa untuk melihat kebenaran itu, karena sejatinya ikhlas itu tidak datang dengan sendirinya. Dia akan tetap melewati fase demi fase, mulai dari tersiksa, terpaksa, lalu terbiasa. Namun jelas di sini, Alexandra nyaris melewati semua tahap itu, atau bahkan lebih menyakitkan dari sekedar terpaksa dan tersiksa. Maka jangan salahkan Alexandra jika kini dia tidak lagi bisa bernegosiasi dengan rasa kecewanya. Mereka

