Perang Dimulai

2009 Kata

Tatapan tajam Xatho belum terlepas dari mata Naviza. mereka sudah terlibat kontak mata setengah menit lamanya. “Apa maksudmu kosong?” ulang Xatho lagi. ini kali ketiga Xatho mengulang pertanyaan yang sama. Lalu Naviza memutuskan kontak mata mereka. dia menunduk ke bawah.  “Kau memindahkannya?” cetus Xatho kemudian. Naviza memandang matanya lagi. “Tidak.” jawabnya singkat. “Lantas? Kemana senjatanya?” desak Xatho. “Aku tidak tahu apa yang terjadi, tapi gudang itu sudah kosong ketika aku tiba disana satu hari lalu.” Jawab Naviza. “Bagaimana.. dengan Abyra?” Naviza menggeleng. “Aku tidak tahu. Tapi aku akan mencarinya, senjata itu. Akan kutemukan dimana pun keberadaannya meski harus kucari ke seluruh penjuru Zakaffa dan Guldora. Kalau pun Abyra yang mendapatkannya, akan kutemukan car

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN