16. Maaf yang tidak diperlukan

1265 Kata

Akira dan Noel masih berada di ruang tamu. Ke duanya duduk dan tidak ada yang berbicara sepatah kata pun di sana. Noel juga tidak melepaskan pelukannya, membuat rasa nyaman itu kembali pada diri Akira. Sampai akhirnya, Akira bergerak melepaskan diri dari Noel. “Lu pulang gih! Gue udah gapapa.” “Gue temenin.” “Nggak perlu. Gue bisa sendiri,” jawab Akira. “Ra, maafin sikap gue tadi.” “Gue udah bilang, bodo amat sama sikap lu.” Ceklek “Ada apa ini?” tanya Lesmana yang ternyata belum kembali ke Jogja. “A-abang.” “Bang, gapapa … Kira cuman lagi ngambek aja sama gue,” ujar Noel. “Lu udah ada cewek, kenapa masih deketin adek gue? Sengaja?” tanya Lesmana mempertegas. “Bukan begitu, gue cuman mau jelasin aja ke Kira soal tadi di sekolah.” Lesmana melihat luka yang ada di kaki dan tanga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN