BAB 31 Menjadi kuat karena pernah menjadi lemah, menjadi berani karena pernah merasakan takut, menjadi bijaksana karena pernah melakukan hal bodoh. ΔΔΔ Pagi-pagi sekali, Jingga sudah berangkat ke sekolah, sendirian. Dia menggunakan sepeda motor pribadinya. Sengaja. Karena tidak ingin di tanya dan menjawab pertanyaan dari siapapun, terutama Aga. Dua puluh menit berada di perjalanan, Jingga melajukan sepeda motornya pelan, yang terpenting selamat sampai tujuan. "Pagi, Neng Jingga," sapa salah satu pak Satpam sekolahnya. Kebetulan, Jingga mengenal kedua satpam di sekolahnya. "Pagi juga, Mang Anto." Jingga membalas dengan senyuman manis. "Tumben berangkatnya pagi sekali, Neng." Jingga hanya menyengir, ini memang yang pertama dia datang ke sekolah di pagi buta, dan mengendarai sepeda m

