Nenek Aluna

1053 Kata

"Maksudnya?" tanya Wira sambil menghentikan langkah, kemudian berbalik menuju ke arah resepsionis yang terlihat mengulum senyum. "Bapak dari kamar Ibu Aluna kan?" jawab resepsionis balik bertanya. "Dari mana kamu tahu?" tanya Wira dengan wajah yang anggun Tidak seperti biasanya. suaranya akan meninggi ketika ada orang yang mempermainkan. "Ya tahulah, Bapak sudah sering berkunjung ke apartemen ini, hanya untuk bertemu dengan Aluna." "Iya, iya. Terus sekarang ke mana Aluna, kok saya bertamu ke kamarnya tidak ada yang membuka pintu?" "Kemarin hari Senin Dia meminta izin sama saya untuk pulang ke rumah. Saya juga merasa heran karena dia akan pulang ketika hari minggu pertama di setiap bulannya. "Terus bagaimana dengan kondisinya?" "Maksudnya?" sekarang giliran resepsionis yang be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN