Tak lama diantaranya, Andi yang baru saja ditelepon oleh Wira dia pun datang menghampiri dengan manggut memberi hormat, layaknya seorang bawahan terhadap sang atasan, tidak seperti seorang sahabat yang biasanya sangat akrab. "Silakan duduk Andi!" Pinta Wira sambil menunjuk kursi yang kosong yang berada di samping Lisa. "Ada apa ini, tumben-tumbenan kita sudah rapat pagi ini, biasanya nanti pukul 10.00 ataupun sore hari." Tanya Andi sambil duduk di tempat yang ditawarkan. "Ada masalah penting yang harus dibicarakan, dan aku membutuhkan pendapat kalian berdua." "Masalah penting apa? Saya kira perusahaan sedang baik-baik aja, bahkan omsetnya setiap bulan selalu naik terus, untuk beberapa bulan terakhir kita tidak menemui kendala yang berarti." "Ini lebih dari itu, karena ini menyang

