Malam pun terlewati dengan begitu indah, disaksikan oleh Purnama yang memancarkan sinar di tengah kegelapan malam, Aluna dan wira akhirnya pindah ke kamar untuk mengistirahatkan tubuh setelah beberapa kali mengungkapkan perasaan. Keesokan paginya, Wira mengantar Aluna untuk bertemu orang tua. Dia mendapat sambutan yang baik karena Wira adalah orang yang sering diceritakan kedua anaknya. Wira adalah sosok pejuang handal di tengah keterbatasan, apalagi melihat Aluna yang sangat bahagia, Mereka pun merasakan hal yang sama. Setelah melaksanakan makan siang bersama, Wira berpamitan untuk kembali ke Jakarta sedangkan Aluna tetap tinggal untuk mengisi hari libur dengan keluarga. keesokan harinya. di hari Senin, seperti biasa Wira akan bertemu dengan teman-temannya di salah satu restoran untuk

