Diner Out door

1145 Kata

"Mau masuk Bagaimana, kamu saja menghalangi pintunya?" tanya Aluna yang tidak melepaskan senyuman di bibir indahnya, Wira yang terlihat dipenuhi rasa gugup semakin membuatnya terlihat sangat tampan. "Oh iya, Hampir lupa. maaf...!' jawab Wira yang masih terhipnotis dengan kecantikan wanita yang berkunjung ke tempat yang ia sewa khusus untuk menikmati malam yang akan terasa sangat panjang. Wira mulai memundurkan kursi rodanya, memberikan jalan kepada Aluna yang mau masuk. Setelah berada di dalam, terlihat Aluna memindai keadaan sekitar yang begitu elegan, berdecak kagum dengan semua kemewahan yang ada. mulai dari kursi sofa yang lembut, dilengkapi dengan rak buku dan lampu-lampu yang terlihat menerangi dari arah atas dan samping. dinding lukisan abstrak yang besar yang tertempel di dindi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN