EENENDERTIG

1148 Kata

Bagi Dirga, memiliki anak yang tidak berhubungan darah sama sekali itu sulit diterima. Akan tetapi, di lain sisi, dia benar-benar mencintai Luna. Oleh karena rasa cinta yang begitu besar, dia bahkan bersedia menikahi wanita itu, satu bulan setelah Sagara lahir. Mengingat bagaimana cara ia memperlakukan Sagara, Dirga merasa malu. Tak ada kenangan indah yang ia ukir bersama anak itu, selain rasa sakit yang tumpang tindih. Namun, sejahat apa pun perlakuannya, Sagara selalu sabar dan bahkan menempatkan diri sebagai yang salah. Lantas sekarang, bocah itu tiba-tiba datang dan meminta maaf atas sesuatu yang jelas bukan kesalahannya. Rasa bersalah benar-benar menghantamnya secara telak. “Kalau dibalik, Papa yang minta maaf. Kamu mau maafin?” tukas Dirga pada akhirnya. Begitu dia berkata de

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN