ZESTIEN

1768 Kata

Kesibukan pagi hari Sagara masih seperti biasa. Tidak lain dan tidak bukan ialah membantu Luna mempersiapkan sarapan. Tangannya sangat lincah memindahkan nasi goreng dari wajan ke dalam piring besar, kemudian menatanya ke atas meja. Di dekat bocah itu juga terdapat Luna, wanita itu sedang menata piring. Tak jauh dengan Sagara yang tampak fokus dengan pekerjaan masing-masing. Hingga sarapan tersusun rapi, keduanya baru berhenti dan beralih ke kegiatan lain. Sagara yang kembali ke kamar untuk mengganti baju, sedangkan Luna pergi ke kamarnya untuk membangunkan Dirga. Kemarin saat Elio meninggalkan gudang tanpa berbicara dengannya, ternyata dia kembali lagi setelah makan malam dengan membawa kunci gudang. Tentu Sagara terkejut, karena baru kali ini selama berpuluh pengalaman di kurung, dia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN