Seorang wanita yang beberapa hari kini telah menjadi seorang ibu tengah menggendong putrinya untuk duduk di ruang tengah bersama para sahabatnya yang menginap di rumahnya semenjak Zeta melahirkan. Zeta mengusap pelan wajah putrinya yang sedang terlelap, karena semalaman bayi mungil itu mengajak ibunya untuk bergadang terus menerus. “Ta! Mau gue bikinin s**u atau teh?” Tawar Ira yang baru saja bergabung dengan membawa beberapa minuman hangat milik para sahabatnya. “Nggak kopi Ta?” Ledek Dicky yang langsung dibalas sebuah tatapan tajam dari Zeta. “Maaf Ta, emang sahabat gue yang satu ini agak ruwet otaknya.” Ucap Sam membuat tawa menggelegar, namun tak sampai puas mereka segera menutup mulutnya masing-masing begitu menyadari ada bayi yang terlelap ditengah-tengah mereka. “Kalian libu

