WELCOME TO BATAM

3159 Kata

Seorang ibu sedang menunggu anaknya yang mengecek ulang barang yang akan ia perlukan untuk keperluan selama di Batam. Mila tampak tidak bisa menyembunyikan senyumannya, merasa bangga karena nasib anaknya tidak sama dengan dirinya sewaktu masih gadis dulu. Zeta sangat pintar semasa sekolah beberapa kali mendapat beasiswa sayangnya kondisi keluarga dan masalah ibunya membuatnya harus berpindah dari satu kota ke kota lainnya. “Mamah kenapa senyum terus ih.” Ucap Zeta menyadari Mila yang sejak tadi menatapnya. “Mamah bangga sama Zeta, anak kebanggaan Mamah pokoknya.” Ucap Mila menepuk kedua Pundak anak semata wayangnya yang berhambur ke pelukan Mamahnya begitu mendengar pengakuan dari Mamahnya. “Nanti Salsa kesini kan jemput?” Tanya Mila melihat jam dinding. “Iya katanya sih, nanti kal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN