Makan Malam

1399 Kata

Edzhar menghampiri dan segera memegang lengan Gilda cukup kencang. Bersiap membawa Gilda masuk kembali ke dalam kamar, namun bunyi cukup nyaring yang bersumber dari perut Gilda, ternyata mampu menghentikan langkah kaki Edzhar. Lelaki yang hendak menyeret sang istri masuk itu pun terpaksa merangkul pinggang. Gilda yang merasa malu, tapi lega itu pun menunjukkan senyum lebarnya tanpa takut dimarahi Edzhar. “Aku benar-benar lapar, bukan?” tanyanya masih dengan tersenyum lebar tanpa dosa. “Tidak ada waktu lagi untuk ganti gaun.” “Hanya malam ini kita makan di luar. Malam-malam berikutnya aku tidak akan mengajakmu lagi ke restoran, dan kita makan saja di dalam kamar.” Tentu saja Gilda menolak keputusan Edzhar yang sangat merugikan. Baginya keluar kamar adalah saat-saat terbaik untuk menenang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN