Setelah hampir setengah jam Puri menangis di kantor Alden, ia akhirnya membuka suara lagi. “Aku ... aku akan pergi ke Paris.” “Apa?!” Alden terkejut dengan pernyataan gila kakaknya. “Kau mau pergi ke belahan dunia lain hanya untuk mencari pria yang telah mencampakanmu?” lanjutnya. "Alden. Kenapa kau berkata seperti itu? Puri hanya sedang jatuh cinta dan mempercayai pacarnya. Apa salahnya?” tanya Aira sambil melotot kepada Alden. “Biar kuceritakan sebuah kisah. Dulu sekali, ada seorang anak remaja di bawah umur. Yang jauh-jauh pergi sendirian ke Jepang hanya untuk mengunjungi pacar yang ia kenal melalui internet,” cerita Alden. Aira kini memandang ke arah Puri. “Itu... kau?” tanyanya sambil mengangkat alis. “Apa jatuh cinta itu salah?” kata Puri yang mulai menangis lagi. “Tidak.

