"Jadi, mana data yang aku minta?" tanya Rafael. Saat ini, ia dan Celine berada di ruang tamu rumah Rafael. Sesuai janjinya, Celine datang dan memberikan informasi seputar Sharif yang merupakan ayah Shena. "Ya ampun, apa kau tidak bisa basa basi dulu padaku? Aku baru saja datang. Bahkan kau belum menawariku minum." Celine meletakkan tasnya di sampingnya, lalu menyilangkan kakinya bak seorang model yang sedang pemotretan. "Oh, ya, maaf. Pelayan! Ambilkan minum untuk Nona Celine!" titah Rafael pada sang kepala pelayan yang sejak tadi berdiri di sampingnya. Padahal, ia tidak perlu teriak pun sang kepala pelayan pasti akan mendengar dengan sangat jelas. "Baik, Tuan." Kepala pelayan pun ke dapur untuk memerintahkan pelayan lain untuk membuatkan minum. Memang, ia sengaja tidak membuatkan minu

