Dua Belas

1662 Kata

Tak pernah ada dalam mimpi terliar Danita sekalipun, bahwa ayahnya berniat maju dalam pemilihan presiden. Seharusnya ketika sang ayah mendadak berubah haluan dari pebisnis menjadi pejabat, Danita sudah menanam kecurigaan. Bagaimana bisa Danita luput akan fakta bahwa sang ayah ketika melakukan sesuatu selalu mengincar titik-titik tertinggi. Ambisinya memang tidak tampak berkobar dari luar, namun siapa pun tau bahwa ambisi itulah yang membawa keluarga Adiyasmara mencapai titik kesuksesan tertingginya semenjak sang ayah mengambil alih. Mendengar itu, bohong kalau Danita bilang dia tidak merasa gelisah. Menjadi keluarga dari seorang presiden jauh berbeda dari menjadi keluarga dari kepala daerah biasa. Segala sorotan terkait tingkah lakunya jelas akan menjadi sasaran empuk untuk memainkan opin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN