"Aku akan menyerang dari udara, sedangkan kau menyerang dari bawah." Eremiel memerintahkan dan dengan segera Castiel mematuhinya. Eremiel mulai terbang dan menyiapkan serangannya dari atas sana. Sementara Castiel berlari sekuat tenaga untuk mempersempit jaraknya dengan sang ayah agar serangannya berjalan sempurna. Castiel mengarahkan tangannya ke atas tanah kemudian ia hempaskan badai debu ke arah ayahnya hingga membuat pandangan pria itu menjadi terganggu. Di tengah aksi Castiel yang berhasil membuat ayahnya hilang konsentrasi karena termakan badai debu, Eremiel tak bisa membuang-buang kesempatan lagi. Dari atas sana, gadis itu mengeluarkan serpihan petir dari tangannya dan langsung melemparkan serangan itu ke ayahnya secara bertubi-tubi. Serangan Eremiel berhasil tepat sasaran. Gadis i

