"Di mana-mana pasti kalian ribut. Apa yang kalian ributkan?" Marah polisi itu. "Renita, ikuti saya. Ada irang yang ingin menemui kamu lagi." "Saya tidak mau menemui siapa-siapa lagi sekarang. Suruh dia pergi. Saya tidak peduli siapa pun dia bahkan anak saya sekalipun, saya tetap tidak akan menemuinya." Ujar Renita dengan datar. Renita malas ketika mendapat panggilan dari orang yang ingin mengunjunginya. Mulai dari Dimas, Sheryl, bahkan ayahnya kemarin yang datang dan dengan teganya mencabut jabatannya sebagai direktur utama dari universitas warisan keluarganya dengan tidak hormat. Renita merasa muak untuk menemui seseorang lagi yang ujung-ujungnya hanya akan membuatnya kesal. "Itu adalah mantan suamimu, Herman Soetomo. Katanya dia ingin membicarakan hal yang sangat penting." "Saya teta

