[59] half chapter V

223 Kata

"Lo gak obatin lukanya?" Akriel menggeleng. "Tidak, lagipula tidak terlalu sakit." "Tangan lo bisa infeksi kalo ada luka tapi gak diobatin." Ucap Dara, lalu cewek itu tanpa diperintah berjalan menuju lemari di dekat papan tulis dan mengambil plester, kapas dan obat merah dari dalam kotak P3K. Dara kembali ke mejanya menghampiri Akriel yang masih berada di sana. Cewek itu langsung mengusapkan obat merah pada kapas ke luka Akriel dengan lembur lalu menutupnya dengan plester. "Udah selesai." Ucap Dara setelah selesai mengobati luka Akriel. Terlihat laki-laki itu tersenyum melihat plester yang tertempel di punggung tangannya. "Terima kasih." "Sama-sama," balas Dara. "Oh iya, gue pernah denger kalo lo sekolah di sini cuma sampe 3 bulan doang. Emang bener?" Mendengar pertanyaan Dara, Akri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN