Pelajaran olahraga baru saja selesai. Saka ditugaskan untuk mengembalikan bola ke lemari penyimpanan di gudang setelah selesai digunakan. Namun, saat hendak berbalik setelah menyelesaikan tugasnya menyimpan bola, jantung Saka nyaris melorot sampai jatuh ke perut. Dia sangat terkejut dengan kehadiran Badrol secara tiba-tiba di sana. Saka sempat mengira kalau Badrol itu hantu. "Buset, Anjing! Lo ngagetin gue, a*u!" Sontak kata-kata mutiara Saka pun keluar dari mulutnya karena kaget melihat sosok Badrol di belakangnya. "Babi lu, ye!" Badrol balas dendam karena dianjingi Saka. "Ngapain lu di sini? Lo tau jantung gue ampe mau copot dari tempatnya." Saka mulai kesal sambil berkacak pinggang. "Gue mau nanya." Kata Badrol. "Gue bukan pak ustadz buat lu tanya." Badrol berdecak kesal. "Yaelah

