Bayu dan Senja melayang tak berdaya ke atas, meninggalkan Arya dan Senja-"Nox" yang masih bergumul dengan gravitasi planet oleng di bawah. Ketiadaan Mutlak menatap mereka dengan senyum mengerikan yang mengisyaratkan malapetaka yang lebih besar dari sekadar jatuh dari ketinggian. "Kalian pikir bisa kabur ke atas?! Baiklah... mari kita lihat bagaimana kalian mengatasi kehampaan di luar atmosfer!" raungnya, suaranya yang menggema bercampur dengan angin aneh yang menarik mereka semakin jauh dari permukaan planet. Senja mencengkeram tangan Bayu erat, wajahnya pucat pasi saat mereka melihat planet ungu yang semakin mengecil di bawah mereka. "Kita... kita akan mati membeku di luar angkasa! Kenapa gravitasi sialan ini tiba-tiba menghilang?!" Bayu, meskipun ketakutan, mencoba bersikap tenang demi

