Senyuman yang Menyimpan Misteri

1121 Kata

"Sendirian... aku... aku tidak mau sendirian lagi..." Suara lirih dan penuh kesedihan seorang anak kecil yang tiba-tiba keluar dari inti sosok kegelapan itu mengguncang hati Senja dan Bayu lebih dalam daripada raungan amarah mana pun. Sosok kegelapan itu terus mengecil, energinya meredup, dan di tengah kehampaan yang menyusut itu, terungkaplah sebuah inti yang bercahaya redup – sebuah kristal berbentuk air mata yang memancarkan kesedihan yang mendalam. Rantai-rantai energi kehampaan yang mengikat mereka perlahan melonggar. Senja dan Bayu saling bertukar pandang dengan kebingungan dan keterkejutan yang sama. Makhluk mengerikan yang mengancam kehancuran alam semesta... ternyata berakar pada kesepian seorang anak kecil? Elara, Arya, dan Senja-"Nox" juga tampak tercengang dengan perubahan ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN