Pengkhianatan yang Terungkap

1199 Kata

Bisikan pelan dari liontin abu-abu di leher kembaran Senja menusuk telinga Arya seperti jarum es. "Arya... hati-hati... dia... bukan Nox yang sebenarnya..." Suara itu, meskipun lemah dan bergetar, adalah suara Senja yang ia kenal – dingin, tegas, dan penuh perhitungan. Arya terdiam, menatap Nox yang baru saja menghancurkan simbol di altar. Jika ini bukan Nox yang sebenarnya... lalu siapa? Dan mengapa Senja, yang seharusnya kosong dan terindoktrinasi, bisa memperingatkannya? Para pemuja Ketiadaan di sekitar mereka mulai bergerak maju dengan marah, mata mereka yang kosong kini menunjukkan sedikit kebingungan dan permusuhan. "Kau berani mengkhianati Yang Tercinta! Kau akan merasakan murka Ketiadaan!" seru salah satu dari mereka. "Nox" mendengus sinis, belati obsidian di tangannya berkilaua

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN