"Selamat datang di akhir segalanya! Aku adalah arsitek kehampaan! Dan kalian semua akan menjadi bagian darinya!" Tawa mengerikan sosok kecil yang kini memegang inti mata merah itu menggema di angkasa, merasuk ke dalam Kompas Bintang seperti racun dingin. Kegelapan di sekitar mereka menggumpal dan membesar dengan cepat, membentuk siluet raksasa yang lebih menakutkan dari entitas sebelumnya. Aura dingin dan kejam yang terpancar dari sosok itu membuat bulu kuduk meremang. Senja dan Bayu saling bertukar pandang, merasakan kengerian yang sama. Ancaman ini terasa berbeda, lebih terarah dan penuh perhitungan. Arsitek kehampaan... julukan itu saja sudah cukup untuk membuat bulu kuduk berdiri. "Siapa dia?" bisik Elara tercekat, menatap sosok raksasa yang kini mengangkasa di depan mereka. Penjaga

