Bumi yang Menjerit

1499 Kata

"Siapa pun di luar sana yang bisa mendengar... tolong! Sesuatu yang mengerikan terjadi di Bumi! Langit... langit berubah menjadi hitam pekat... dan ada... ada suara-suara mengerikan di mana-mana! Kami... kami takut..." Suara panik dan putus asa dari transmisi darurat itu menggema di seluruh ruang kendali Kompas Bintang, menusuk hati Senja dan Bayu bagai belati. Bumi, rumah mereka, tempat mereka berjanji untuk kembali, kini berada dalam bahaya nyata. Langit yang hitam pekat... suara-suara mengerikan... itu jelas bukan fenomena alam biasa. "Bumi! Mereka menyerang Bumi!" teriak Senja, wajahnya memucat pasi. Kepanikan mencengkeramnya. Setelah semua yang mereka lalui, setelah semua pengorbanan, apakah ini akhirnya? Apakah Ketiadaan Mutlak berhasil mencapai rumah mereka? Bayu merapatkan rahan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN