Lunetta mencengkram setir mobilnya, ia memejamkan kedua matanya dan menarik nafas panjang lalu menghembuskannya perlahan. Lunetta merogoh tasnya untuk mengambil ponsel dan menelfon Sarah. Panjang umur, begitulah pepatah mengatakan karena tiba-tiba saja Sarah sudah menelfonnya duluan. Lunetta mengangkatnya. "Lo dimana?" tanya Sarah. "Kampus, Nih mau jalan ke rumah sakit buat jenguk lo" "Yaudah hati-hati. Cepet ya ada yang mau gue tunjukin" "Iya. Gue berangkat sekarang. Bye!" Lunetta menutup telfonnya. Lunetta tahu apa yang akan ditunjukkan Sarah. Apalagi kalau bukan gosip sampang tentang dirinya yang saat ini sedang merebak di fakultasnya. Lunetta memasukkan ponselnya kembali dan mulai menyetir untuk meninggalkan parkiran kampus. Sesampainya di kamar inap Sarah. Lunetta langsung duduk

