BAB 36

1919 Kata

“Candra....” “Candra....” Aku terus mendengar suara seseorang memanggil diriku. Aku pun mulai membuka mata ini. Dan, aku dapati sebuah ruangan yang gelap dan dingin. Aku tidak merasakan cahaya sama sekali yang menerangi tempat ini. Aku hanya bisa melihat beberapa bayangan benda di dalam sini, dengan bantuan sinar bulan yang sedikit masuk ke ruangan ini. “Candra? Candra?” Aku kembali mendengar suara perempuan memanggil diriku. Namun, aku masih tidak bisa menemukan siapa yang memanggil diriku. “Si... siapa?” Aku pun menanyakan siapa yang memanggilku itu. “Aku. Siapa lagi,” jawabnya. Seolah, dia sangat yakin tahu bahwa aku ini tahu siapa dirinya. “Si... siapa?” tanyaku lagi. Karena, kepalaku masih terasa sangat sakit. Aku sendiri tidak tahu apa yang sebenarnya telah terjadi pada diriku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN