Dering jam beker terlampau memekak, nyaris membuat telinga rusak bagi siapapun yang berada di sekitarnya. Elora segera menelusupkan benda itu ke kolong kasur, lantas kembali tidur. Belum sampai lima menit, suara yang lebih kencang kembali hadir mengganggu suasana nyaman tidur di pagi hari bersama semburat cahaya matahari menerobos tirai dan kaca jendela. Dering yang kedua rupanya berasal dari ponsel, menampakkan nama kontak 'Ares si raja kompor.' Melihat nama yang familiar, Elora bangkit duduk sambil menekan ikon hijau pertanda menerima panggilan masuk. Tidak ada tanda-tanda percakapan sama sekali dari seberang hingga berlalu satu menit, namun ketika Elora mulai kesal hendak menutupnya, segera saja si pemilik kontak berteriak. "Jangan ditutup dulu!" bentak Ares. Helaan napas kemudian t

