Aku, Kamu, dan Masa Lalu

1338 Kata

Terima kasih buat yang setia menunggu ❤️ Happy Reading Menikah. Kata itu tiba-tiba menyapa gendang telingaku di sore ini. Saat aku tidak sengaja berjalan melewati Papa dan Mama yang tengah mengobrol. Dari yang kudengar, Papa menyebutkan nama Bagas, ternyata sepupuku itu hendak dijodohkan. Ada-ada saja Papa. Bagas yang modelnya begitu mana mau dijodohkan. Pasti dia akan memilih wanita yang menjadi idamannya sendiri. "Bagas belum tentu mau, Pa." Mama tertawa ringan mendengar omongan Papa. "Ya dicoba dululah, Ma. Papa juga sudah bicarakan baik-baik sama Adrian, katanya dia setuju saja, tapi ya harus disertai dengan pendapat anak-anak." Aku yang tengah menemani Dara memberi makan ikan di belakang rumah sedikit mendengarkan bicara mereka. "Memangnya siapa wanita itu? Bagasnya mau nggak, P

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN