perasaan aneh

476 Kata
setelah menghabis kan makan malam aku pun pergi menemui Reyhan di parkiran..mau ngomong apa orang itu hhh apa dia mau memarahiku karna menghabiskan uang nya ,gumam ku "ada apa taun Reyhan cepat katakan"(ucap ku sinis dan ada nada tidak sabaran) " masuk lah dan ikut dengan ku"(ucapnya maksa dan menarik tangan ku agar masuk ke mobil) "hey mau kau bawa kemana aku ini"(ucap ku curiga) tapi yang ditanya hanya diam saja dan pokus menyetir setelah menempuh perjalanan 30 menit Ahir nya kami tiba di pila Alexander "hhhh jika dia mau mengajak ku pulang kenapa tidak katakan saja tidak usah membuat ku khawatir,gumam ku dalam hati "hari ini kau tidur di kamar ku karna malam ini ada Tante Meri datang untuk menginap beberapa hari,,dan aku harap kau tidak banyak tingkah"(ucap nya tegas dan penuh perintah) "apa(pekiku kaget) oh ya ampun kenapa aku tidak bilang dri awal jika Tante Meri akan datang" " sudah pokonya kau ambil barang mu dan pindahkan ke kamar utama(ucap nya sambil melangkah pergi) disisi lain aku yang sedang berkemas dan memindahkan barang yang penting saja untuk bekerja nanti.. toktoktok "masuk lah,,(ucap Reyhan santai) kau letakan baju mu di samping bajuku agar Tante Meri tidak curiga " ya aku tau"(ucap ku santai juga dan langsung merapihkan baju dan peralatan kerja ku dan setelah selesai aku pun langsung pergi mandi karna badan ku terasa lengket setelah seharian bekerja) "aku mau mandi dulu ,,kau jangan mengintip ok awas kalo kau berani mengintip ku akan ku colok mata mu"(ancam ku pada Reyhan) "hahaha siapa yang ingin mengintip ku melihat mu sengaja telanjang pun di depan ku aku tak berselera"(hardik Reyhan yang aku rasa dia menghinaku) setelah setengah jam aku mandi dan saat aku hendak memakai baju,,tapi aku lupa membawa baju ganti ke dalam kamar mandi "huh ya ampun kenapa aku ceroboh sekali" akupun mengendap2 agar tidak terlihat oleh pria b******k itu dan di saat aku hendak memakai baju ku tiba2 Reyhan berdiri tepat di depan ku seketika aku triak "aaaaaaa b******n kau reyhan b******k(alih alih pergi malah Reyhan terus memandangi ku yang hanya mengenakan Daleman saja) cepat pergi kau rey kurang ajar berani sekali kau mengintip ku (aku pun mendorong nya dan mengusir nya) Reyhan yang terkesima melihat bentuk tubuh Nadya seketaka kaku dan tidak bisa bicara "ya ampun sadar Rey sadar,,,kenapa jantung ku bedetak hebat seperti ini ada perasaan yang aneh saat melihat tubuh Nadya tanpa busana,,beda dengan tubuh Lisa yang walau pun tubuhnya lebih padat dan berisi tpi jauh lebih indah tubuh Nadya" setelah kejadian tdi aku pun malu jika bertemu dengan reyhan,,di saat aku mau tidur tiba2 " Nadya sayang kamu sudah tidur..(ucap seseorang yang aku kenal suara nya ya itu Tante Meri) "Tante Meri,,oh ya ampun Tante aku kangen bnget (aku pun langsung bangun dan memeluk Tante Meri) karna hanya Tante Meri lah yang aku rasa kasih sayang nya tulus seperti seorang ibu
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN