nomer baru

433 Kata
"ahhhh sakit ( triaku kesakitan ya ampun kenapa hariku begitu sial sekali ) "maaf nona apa kah kau terluka,,mari saya bantu,,hati hati duduk dulu nona"(ucap nya terdengar sedikit rasa bersalah) "makasih aku ngga papa kok,,cuman luka lecet sedikit nanti juga sembuh"(ucapku menenangkan) "maaf karna sya anda jdi terluka Oia perkenalkan Aya David klo boleh tau nona siapa namanya dan tinggal dimana biar saya antar"(serayan menyodorkan tangan dan aku pun menjabat tangan nya) "aku Nadya rumah ku Deket kok di sana jdi tidak perlu di antar aku bisa pulang sendiri"(ucap ku menolak halus) "mm baiklah aku tidak bisa memaksa tpi boleh kan aku meminta nomer mu..maksd ku untuk jaga2 jika sakit mu tak lekas sembuh kau bisa menghubungiku" "berikan ponsel mu akan aku tulus sendiri " "ini" "081xxxxxxxxxxx itu nomer ku Oia kalo gitu aku pergi dulu mkasih sudah mengobatiku"(ucapku tulus sambil melangkah pergi) disisi lain Reyhan yang baru saja berolah raga dengan Lisa,,dan setelah Lisa pergi Reyhan terlihat gelisah mencari Nadya karna takut dia akan mengadu ke Tante mere "bi..BI iyem"(triak Reyhan menggema di ruang tengah) "iya den ' "mana Nadya bi aku cari di kamar dan di halaman tidak ada kemana perginya wanita itu"(Reyhan prustasi jika dia mengadu ke tente Meri tamat lah dirinya) "saya tidak tau tuan,,tdi setelah makan sup nyonya bilang hendak istirahta dan sya tidak tau lagi setelah itu tuan" "baiklah bibi sibuklah di dapur" setelah kepergian BI iyem Reyhan hendak ke taman tapi malah bertemu dengan Nadya "hey cewe bodoh dari mana kamu,,(aku pun hanya diam tak menjawab seraya meninggalkan Reyhan yang berdiri mematung)) hey Nadya aku bicara pada mu bukan pada tembok.. "hhhhh ada apa mencari ku cepat katakan"(jawab ku ketus karna aku mual melihat wajah nya) "nadya aku kejadian tdi aku harap kamu tidak memberitahu kan kepada Tante Meri"(sudah tau takut tapi berani seperti itu dasar buaya cap cikcak gumam ku) "baiklah,,apa masih ada yg perlu di bicarakan,,kalo tidak ada aku pergi dulu"(disaat aku mau pergi tiba tiba ponsel ku berdering dan ku lihat itu nomer baru aku pun mengabaikan nya tpi ponsel ku kembali berdering aku pun mengertkan alis ku) "halo siapa disana"(jawab ku penuh curiga) "halo ini aku david yang tdi menabrak mu,apa kau ingat"(ucap nya seraya mengingatkan ku) "oh iya aku ingat ,,ada apa menelpon ku" "ini nomer ku tolong di simpan yah,,kalo begitu aku tutup dulu dah"(sambungan telepon pun terputus) "manusia jaman sekarang pada aneh". "siapa yang menelpon,,kekasih mu kah"(tanya reyhan sedikit kepo dan aku jawab sedikit ketus) "siapapun itu bukan urusan mu tuan reyhan"( aku bisa melihat jika Reyhan sedang menahan amarah salah sendiri berani membawa madu ke kandang lebah )
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN