cium aku

448 Kata
setelah seharian bekerja Ahir nya waktu pulang kantor pun tiba dan aku bergegas membereskan barang-barang ku dan memasuki lift,,ku tekan tombol lantai pertama di saat pintu lift terbuka tiba2 mata ku melotot tak percaya jika reyhan sang CEO dingin menungguku *Reyhan sedang apa kau disini(tanyaku penuh selidik) *sedang menunggu istri ku pulang,, *Rey kau tidak sedang demam atau kesambet kan?? *what do you think,,cepat lah Tante Meri pasti sudah menunggu kita(ucap Reyhan sembari menarik tangan ku) ahirnya aku dan Reyhan pun masuk kedalam mobil tapi sebelum kami pergi Reyhan memberikan ku sebuah kotak kecil yang sangat indah dan aku yakin isinya pasti indah juga *apa ini *kau lihat dan buka saja seketika mata ku terbelalak melihat kalung yang sangat indah dengan liontin berbentuk love *Rey ini indah sekali,,apakah ini untuk ku (tanyaku memastikan *mm apa kau menyukai nya *tentu aku sangat suka,,tapi tunggu dulu kenapa kau tiba2 memberikan ku kalung,,pasti ada mau nya???(hardik ku curiga) *kau sangat pandai,,kau bisa menebak apa isi dalam pikiran ku *maksud mu rey?? *karna aku telah memberikan mu hadiah yang sangat indah maka kau harus mencium ku(ucap rey santai tapi aku yang mendengar nya sangat gugup dan malu seketika jantung ku berdebar lebih cepat seakan akan ingin keluar dari dadaku) *apa kau gila rey,, sudah bawa mobil nya yang benar(ucap ku mengalihkan perhatian,,tpi rupanya rey tidak terpengaruh sedikit pun) *kenapa,apa kau malu sehingga pipi dan telingamu memerah? *aku,,,mana ada siapa yang bilang aku malu *baiklah terserah kau saja yang jelas kau pasti sedang degdegan bukan,,dan terlihat jika kau malu pipi dan telingamu memerah (hahaha tawanya menggema di dalam mobil sehingga membuat kuping ku sakit) *stop Rey kau menyakiti kuping ku yang imut ini *baiklah baiklah,,Oia nad apakah pria yang tdi pagi menunggumu itu benar bukan pacar mu?? *pria yang mana maksd mu? *pria yang memberikan mu setangkai mawar merah itu (seketika aku teringat dengan David dan langsng menyangkal nya) *oh pak David dia itu bukan pacar ku atau pun selingkuhan ku,,dia hanya sekedar teman tidak lebih *benar kah apa aku bisa memegang ucapan mu? *silahkan,,tapi untuk apa kau bertanya seperti itu,,apa kau sedang cemburu kepada ku hmm?? *cemburu,sama kamu sory ya pacar ku lebih cantik dan seksi 10 x lipat dari kamu jdi jangan kepedean ya.. *oh iya kah *tentu saja,,sudah smpe kau turun lah dulu nanti aku menyusul *baiklah (akupun masuk tpi tidak menemukan sosok Tante Meri Ahir nya aku menanyakan nya kepada salah seorang ART,) *bi,bi iyem *iya nyonya *bi Tante Meri kemana kok ga keliatan * oh nyonya besar sedang keluar,,tapi saya tidak tau mau kemana?? *keluar ya,,mm baiklah bi aku mau mandi dulu *silahkan nyonya (aku yang merasa badan ku cape dan terasa lengket pun langsung membersihkan diri )
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN