Edward nyaris serangan jantung ketika salah seorang bawahan Daniel yang berasal dari Jepang menghubunginya. Pria muda itu mengatakan bahwa Drystan dalam kondisi kritis karena usaha pembunuhan yang dilakukan oleh Suoh Izumo di rumah sakit tempat Drystan dirawat. Masih belum diketahui bagaimana wanita itu bisa masuk ke ruangan Drystan padahal penjagaan seluruh rumah sakit sangat ketat. Sementara itu, Izumo masih hidup meski mendapatkan tembakan di kepala. Aaron langsung memerintahkan para dokter untuk melakukan pengobatan kepada Izumo sesaat setelah ia menembaknya karena butuh keterangan wanita itu. Aaron tidak tahu apakah penanganan dokter akan berhasil dengan luka tembak di kepala. Tembakan peluru pada bagian kepala hingga leher tentunya dapat menyebabkan kerusakan baik pada otak, tempu

