2 Chapter 19

1558 Kata

CLARISSA   Aku sudah pulih. Aku dan Adam tinggal di Cimanggu City sejak beberapa hari yang lalu. Agak jauh emang dari sekolahnya Adam, jauh banget malah. Tapi yaudah lah, toh Adam juga tidak mengeluh. Dia selalu semangat tiap paginya. Aku dan Marco bagi tugas, aku yang anter. Marco yang jemput dan dianter juga ke rumahku. Marco setuju karena dia bisa tiap hari ketemu Adam. Jadi yaa, aku rasa Adam gak kehilangan apapun. Lagi pula, aku sudah duduk bersama Adam dan Bhagas, menjelaskan pada mereka kalau aku dan Marco sudah tidak bersama, menjelaskan alasan kenapa kedua orang tuanya pisah rumah. Dan hebatnya, mereka mengerti. Aku ingat omongan Adam dulu. “Gak apa-apa Ma, aku liat Mama lebih bahagia pas sekarang daripada kemaren-kemaren pas di rumah Ayah, cemberut terus. Yang penting aku ga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN