-happyreading- Angga menatap datar Aya yang baru masuk dari pintu utama, mendengus ketika Aya tak melihatnya. Dengan malas ia berdiri lalu menarik lengan Aya. "LOH LOHH!!!! KOK KAMU DISINI?!," kaget Aya membulatkan matanya. Angga tak menjawab, ia malah langsung mendudukan tubuhnya di sofa dan menarik Aya agar duduk di pangkuannya. Ia meletakkan dagunya di kepala Aya sambil menghirup wangi menenangkan di rambut gadisnya. "Kok kamu nggak bilang kalo ada disini?," tanya Aya memaikan cincin yang ada di jari manis Angga. Angga mendengus "Gimana mau bilang, kalo kamu lagi asik jalan sama cowo lain," sindir Angga membuat Aya menyengir. Aya mendongak, membuat Angga mengangkat sedikit kepalanya. "Kamu marah?," tanya Aya pelan. Angga mengecup dahi Aya "Aku mau marah, tapi aku nggak mau nyaki

