25 - Putus

1107 Kata

-happyreading- "b*****t, makanan gue g****k!," ujar Aldo memukul kepala Aca menggunakan sendok es teh miliknya. "Monmaap ni ya, gue salah ambil" Aca menyengir namun tetap memakan makanan yang ia ambil dari piring Aldo. "Lo berdua tuh, bisa ga sih sehari aja ga berantem. Berisik tau nggak?!" tegur Rival kesal. "Yeeee, dianya aja yang nyari masalah sama gue!," sahut Aldo. "Apaan lo, lo yang--Uhuk..uhuk..uhuk," Aca terbatuk sambil menunjuk ke pintu kantin. Rival pun mengikuti arah pandang Aca, dan hanya ada sepasang kekasih yang kini tersenyum menghampiri mereka, siapa lagi kalau bukan si Double A. Tapi, apa yang aneh sehingga Aca terbatuk. Tidak ada yang aneh di antara keduanya, sampai akhirnya Aya bergeser dan berbicara kepada seorang gadis. Tapi tunggu, dia adalah gadis yang sangat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN