19 - Sayang?

733 Kata

-happyreading- "ANGGA s****n BALIKIN HP GUE!," pekik Aya ketika Angga merampas paksa ponselnya. "Tidur udah malem!," pinta Angga tanpa menghiraukan Aya yang sedari tadi terus menggerutu. Aya tak menggubris ucapan Angga, justru ia turun dari brankar dan melompat-lompat di depan Angga untuk menggapai ponsel yang Angga angkat tinggi. Aya memang sudah tidak menggunakan infus, sejak 2 hari yang lalu infusnya sudah di lepas bahkan sebenarnya ia sudah di bolehkan pulang. Namun, Reky bersikeras agar Aya di rawat di rumah sakit sampai ia benar-benar sembuh total. "Ck, pendek banget sih lo!," Aya mendelik mendengar ucapan Angga, kemudian ia pun mulai naik dan berdiri di atas brankar "Siapa bilang gue pendek? Nih udah tinggi!," ketus Aya yang masih terus menggapai ponsel yang berada di genggama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN