Kemunculan Salsa Mengejutkan Elang

2222 Kata

Salsa berdiri mematung di depan pintu apartemen. Tangan kanannya terangkat, menggantung di udara tepat di depan panel angka digital pengunci pintu. Jantungnya berdegup sangat kencang, persis seperti orang yang mau maju sidang skripsi. Dia menggigit bibir bawahnya kuat-kuat. Perasaan malu, gengsi, dan gugup bercampur aduk menjadi satu. Kepalanya terus memutar ulang isi pesan teks yang dia kirimkan untuk Elang beberapa jam yang lalu. Pesan bodoh yang menyuruh pria itu untuk menikmati masa tenang tanpanya selama seminggu ke depan. Pesan konyol yang mensyaratkan Elang harus mengaku jatuh cinta dulu baru Salsa mau pulang. Sekarang, belum sampai pergantian hari, Salsa malah sudah berdiri di depan pintu apartemen ini dengan tas ransel menempel di punggung. Dia benar-benar harus menelan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN