Pasutri Absurd (2)

1621 Kata

Beberapa hari berlalu sejak makan malam di restoran mewah itu. Sore ini Salsa baru saja pulang dari rumah sakit. Dia melepas sepatunya dengan helaan napas panjang karena bersyukur akhirnya bisa merebahkan diri setelah seharian menangani pasien di poli umum. "Akhirnya. Hari ini pasien gila banget padatnya ngalahin kemacetan Jakarta," gerutunya. Namun saat melangkah masuk ke ruang tengah, langkah Salsa terhenti. Elang sudah pulang lebih dulu. Pria itu duduk di sofa dengan postur tegap andalannya, tapi auranya terasa sangat berbeda. Jasnya sudah dilempar asal ke sandaran sofa. Dasi sudah dilonggarkan dan kemeja putihnya sedikit kusut di bagian lengan. "Si kanebo kering udah pulang rupanya," gumam Salsa. Wajah datar yang biasanya sedingin es itu kini terlihat sangat kaku dan dite

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN