Airin bergerak pelan di atas tempat tidurnya dengan menguap kecil sembari perlahan membuka matanya. Ia mengerjap-ngerjap samar merasa ada sosok Syahid yang kini duduk memandanginya. Ia kembali memejamkan matanya lalu membukanya lagi, namun Syahid masih berada di sana dan sekarang malah melemparkan senyum kecil. Airin sontak melebarkan mata kaget dengan beranjak duduk, menjauhkan diri dengan memandangi Syahid yang juga terperanjat kecil karena kelakuannya. "Kenapa kaget begitu?" "Kok kamu ada di kamar aku?" "Tadi pagi kan kita udah nikah, mendadak lupa sama suami sendiri?" Sindir Syahid membuat Airin menganggukan kepalanya baru sadar. "Oh, kita berdua udah nikah ya ternyata." Gumam perempuan itu dengan mengalihkan pandangannya ke luar jendela kamarnya. "Ini sore apa pagi, sih?" Tanyany
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


