Derby pagi-pagi sudah menelusuri rumah unik pemberian Arga ke Dista. Wajahnya terlihat serius mengamati tiap ruang dan dan dinding serta peralatan mewah nan modern yang ada di luar dan di dalam rumah yang tidak begitu besar tapi tinggi dan elegan itu. Terbersit ada perasan aneh dirasanya, sedikit cemburu mungkin, tapi dia tidak begitu menanggapinya. Dia sangat tahu bahwa Arga sangat mencintai Dista, istrinya. Dan dia yakin perasaan Arga tidak akan berubah. Hingga saat pernikahannya dengan Dista, pria itu tetap menunjukkan cinta 'gila' dengan caranya sendiri. Derby menggelengkan kepalanya. Sepertinya dia terus mengingatkan dirinya bahwa memang Dista sangat mencintainya. Dan dia tidak perlu khawatir dengan perasaan pria-pria yang punya rasa 'suka' kepada Dista. Pria-pria? Jeffrey misalnya,

