Perjalanan pulang menuju Sentra Timur begitu menyenangkan dirasa Dista malam itu. Bagaimana tidak, sepertinya keluarga Derby begitu hangat menyambut dan menerima kehadirannya. Apalagi Mama Derby adalah sosok yang sangat diingat oleh Dista, karena sikapnya yang lemah lembut serta perhatian, seperti Derby, menurutnya. Sementara sikap Papa Derby yang cuek menurun ke Dian, adik Derby. Dista seakan mengenal mereka cukup lama, padahal baru saja bertemu sore itu. Pertemuan itu cukup memberikan kesan mendalam bagi Dista. "Malam ini aku nginep di Bintaro. Kamu nggak papa sendiri?" Derby menatap Dista lekat-lekat ketika mereka berdiri di depan pintu apartemen Dista. "Nggak papa, Deb, kamu juga sudah lama nggak ketemu sama Mamamu," Dista memegang d**a Derby lembut. Derby langsung meraih kepala Dist

