Giliran Derby yang melepas seluruh pakaiannya. Mata Rara terbelalak, melihat tubuh sempurna Derby, tinggi dan berotot di d**a dan perutnya. Dan yang membuatnya bergidik, senjata Derby yang sudah turun membesar, dan siap meluncur ke tubuhnya. Derby lalu menggendong Rara bak putri raja, membawanya ke atas tangga menuju kamar Rara. Entah kenapa, Derby seperti sudah lama mengenal Rara, kembali mengingat saat Rara datang ke apartemen sederhananya dan memintanya untuk mempertemukan Dista dan papinya, dia mengingat perasaannya yang menghangat dan tatapan Rara yang tidak bisa bohong, bahwa Rara sebenarnya juga memendam perasaan suka kepada dirinya, karena mereka berdua sama-sama sedang menempuh pendidikan tinggi di luar negeri saat itu. Derby merebahkan tubuh Rara dengan perlahan di atas ranj

