Kabar bahwa Fabian berkencan dengan Eva berembus sangat cepat. Tak terkecuali ke telinga John si Lambert tua. Dia sangat bahagia bahwa putranya sudah memalingkan muka dari Miranda, putri keluarga Thomas yang sangat beliau benci. Karena itulah, pagi ini, John Lambert berkunjung ke kantor putranya dan memberikan pelukan paling hangat yang pernah dia berikan sebagai seorang ayah. "Fabian! Ayah bangga sekali padamu!" “Bangga?” tanya Fabian kebingungan karena tiba-tiba ayahnya bertingkah seperti dia telah memenangkan lomba lari marathon antar sekolah yang tak pernah sekali pun dia menangkan. “Tentu, Anakku! Aku senang sekali karena akhirnya kau menemukan cinta sejati,” jelas John lagi seraya melepas pelukannya. Senyuman masih mengembang di bibir pria paruh baya yang kini mencengkeram bahu a

