Ujung Jurang-3

710 Kata

Dita hanya tertawa kecil. “Gak tau... klab... apa sih ini namanya? Kayak... apa ya... Kurobara... ya itu... Kurobara Lounge... gelap, banyak lampu, tapi Kevin gak ada... ya ampun, gue nyari dia di lantai dansa, Rania... tapi gak ketemu... lo tau gak Kevin sekarang dimana?” “Dita... Dita, denger gue. LO DI MANA SEKARANG PERSISNYA?!” suara Rania meninggi, panik. Tapi Dita hanya tertawa lirih lalu... Klik. Panggilan terputus. “Astaga...” “Sayang? Kenapa kamu bangun?” Prabu keluar kamar mendekat pada Rania. “Tolong... Mas, telepon Pak Bram. Dita... kayaknya lagi mabuk... dia lagi di klub... sendirian. Aku takut banget... tolong cari dia. Tolong banget.” Prabu duduk tegak dan langsung meraih ponselnya, nada bicaranya berubah serius. “Tenang, aku akan suruh Bram. Dimana Lokasi Dita?” “Ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN